Archive for January, 2008
Masih Dalam Tanya…
Melankolia..
Masih dalam tanya. Kenapa ini?Kenapa itu?
Kenapa ada teman – teman ? Kenapa ada sahabat? Kenapa ada dan lain – lain?
Saat ini, menyenangkan bisa mengenal orang – orang. Bisa bergembira bersama. Bisa bersusah – susah bersama. Bisa marah – memarahi. Terkadang bisa nggak peduli dan berkhianat. Lalu teman? Selalu bisa menyenangkan.
Saat ini, saat mengemban beban sebagai seorang pelajar, bisa mengenal teman – teman. Lalu setelah semua ini selesai, ’semua’nya juga mungkin akan selesai. Kembali kepada ego masing – masing. Kembali mengejar kehidupan masing – masing.
Lalu teman….?
Teman setelah jauh adalah sebuah barang yang terlupa.
“Oh iya..kabarnya si Arnold gimana ya..?
Teman setelah jauh, adakah teman yang tetap selalu berusaha menjaga arti pertemanan itu? Adakah dia memiliki waktu khusus hanya untuk mengatakan hallo? Bukan seperti dompet yang tertinggal di dompet.
Tapi walaupun seperti barang yang terlupa atau tertinggal. Mengingat teman adalah hal yang baik. Mengingat kebaikan2 dan kejahatan2 teman. Mengingat kalau teman inilah yang banyak membantu di dalam kesusahan. Teman inilah yang menunggu sampai kunci loker perpustakaan yang “hilang” akhirnya ditemukan lagi. Teman inilah yang sulit juga untuk mengingat kejahatan2 yang telah dia lakukan.
Teman. Terima Kasih. Masih Belum Selesai
3 comments January 9, 2008
Surabaya..Gw balik lagi..
Ya..akhirnya kembali juga gw ke surabaya..Setelah seminggu lebih melalang ilalang di Jakarta bersama keluarga dan teman – teman lama.
Seperti biasa klo balik ke Surabaya gw selalu menaiki kereta ekonomi murah nan asoy, yaitu kereta api malam ekspress Kertajaya. Kata ekspress disini bukan hal yang nanggung2. Sekali jalan kita bakal dibuat takjub olehg kecepatannya yang mendekati shinkanzen di Jepang. Tapi semua itu boong – boongan. Kata ekspres di tuh kereta palingan buat ngibulin orang2 kayak gw yang mudah percaya kata2.
Dalam pikiran gw : Wow kereta ekspress..pasti cepet..
(yang ini juga boong – boongan mana mungkinlah gw bisa secepat ini berpikir bahwa tuh kereta ekonomi bisa secepat shinkanzen..)
Tapi yang nggak boong – boongan bahwa di Bojonegoro dan Lamongan tertimpa banjir. Lalu di desa yang nggak gw tahu namanya rel keretanya rusak, sehingga nggak memungkinkan buat si ekspres buat lewat. Jadilah lewat Solo – Madiun – Surabaya. Dan yang terjadi..emang jadi tambah lama aja doi perjalannya. Klo lewat jalur utara (normal), waktu tempuhnya bisa 12-14 jam aja, klo lewat selatan (nggak normal), waktu tempuhnya bisa lebih lama. Klo itung2annya jkt-semarang =6 jam, terus solo – sby = 7-8 jam..Lalu Semarang – Oslo (keren kan..luar negeri nih..) = tidak diketahui..Maka waktu tempuhnya dengan deviasi sebesar..Maka diperoleh waktu tempuh rata sebesar 13 – 14 jam + (tidak diketahui)..Ya jadi intinya lebih lama lah…Wkwkwkwk..
Terus nyampe di Surabaya, gw nggak turun di Pasar Turi, melainkan di Gubeng (jadi lebih dekat ke kos..). Terus di daerah Gebang gw dijemput adik gw yang penjahat (udah ganti rambut dia..emang cewe bisa merubah cowo dengan mudah..bener g??)
Sampailah gw di kos. Keadaan kamar?tetep..emang adik gw nggak bisa diandalin nih..Kayaknya hal kayak gini gw laprin ke cewe-nya aja apa??sapa tau aja ada dampak positifnya..:).
Ya udahlah begitu dulu..Besok Perang Melawan Kebodohan udah dimulai. Besok UAS!!Bodo ah…(iya..iya…gw belajar.)
1 comment January 2, 2008