Serasa De Javu dengan mereka
October 12, 2009
Ya serasa de javu dengan mereka. Tidak ada yang berubah. Dari masa – masa awal gw bergabung, kemudian gw memisahkan diri dan kemudian diajak melihat kebodohan – kebodohan yang mereka lakukan, membuat semuanya begitu de javu.
Serasa de javu untuk memaklumi bahwa memang ada orang – orang yang tidak berubah. Ketika dihadapkan kepada suatu pengertian yang baik, dan kita menyadari sebuah kesalahan pada kita, hendaknyalah kita mampu untuk berubah. Maka serasa de javu melihat satu dua orang ini jatuh pada kesalahan/kebodohan yang sama.
Aku, kamu, dia dan juga mereka adalah manusia – manusia yang tidak sempurna. Salahku juga salahmu membuat kita sama. Keinginanku dan keinginanmu membuat kita sama. Kita sama – sama memiliki salah dan keinginan. Sama halnya dengan sebuah pandangan. Saat kita memandang sebuah pohon, maka memang kita memandang pohon yang sama. Tapi saat kau memaksakan bahwa pohon itu tidak berbuah karena kau tidak melihat buah sama sekali pada pohon itu, itulah yang membuat kita berbeda. Tidakkah kau tahu bahwa pohon itu adalah pohon yang berbuah di dalam tanah. Mengapa tidak engkau coba menggali untuk memastikan kebenarannya. Mengapa harus mendengar celoteh orang – orang yang tidak pernah mempelajari pohon ini. Kumohon janganlah engkau berdiri di atas opini yang serapuh itu. Tidak dari kita selalu benar.
Tapi tak ada yang hendak berubah. Jadi biarkan saja begitu kawan ? Kami meninggalkan kalian bukan karena kami benci. Tapi karena kami peduli. Tak ada gunanya kami bersama kalian. Selama kita masih memiliki pandangan yang berbeda tentang pohon ini. Percayalah.
Entry Filed under: Just a story of.., Keluh Kesah. Tags: de javu, pandangan, pemuda/i bodoh.
2 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
sanny | November 9, 2009 at 3:20 pm
weee, template ny ganti…
paragrap 3 bagus tuh ceritanya :p
2.
arnold86 | November 10, 2009 at 4:09 pm
iya…..:p
bagus apanya sann….???
kisah panjang yang tak hendak berubah….