Menulis : Ini Bapak Budi

Kan..kan..kan..buat nulis aja kayaknya susah sekali. Gw pengen berasa menulis yang ngalir begitu aja. Tapi klo nulis gitu aja, jadinya tulisannya bakalan nggak gimana – gimana. Mungkin nggak sistematis dan lain sebagainya. Tapi menulis juga ka belajar. Anak TK dan SD juga belajar menulis. Jadi apa bedanya menulis yang gw lakukan dengan anak TK dan SD? Ya jelas beda. Mereka menulis huruf, kata, dan kalimat. Sedangkan gw juga menulis huruf, kata dan kalimat, cuman umur lebih tua dari mereka. Jadinya beda..hehehe..

 

Mungkin sejak SD udah banyak orang – orang yang membuat tulisan. Tulisan ini ibu budi dan itu bapaknya ani. Sedangkan apa mereka berdua disana ? Ini tidak penting.

Suatu pertanyaan besar, yang mungkin juga seharusnya menjadi tanda tanya bagi para ilmuwan dunia dan para pengamat pendidikan adalah..kenapa harus bapak budi atau ani? Kenapa nggak indro, joko dan nama – nama lainnya. Kenapa nggak ada ilmuwan yang tertarik dengan hal ini? Apakah hanya orang goblok jenius  kayak gw ini yang tertarik dengan hal – hal kayak gitu?

Setelah melakukan riset yang cukup lama (sekitar 700 detik), gw mencoba merumuskan hipotesis untuk hal itu. Dengan metode penelusuran langsung (ke dalam pikiran gw sendiri), maka gw berani mengemukakan bahwa..Pada dasarnya Ini bapak budi atau itu ibu ani adalah berdasarkan suatu pemikiran yang sangat mendalam. Bapak Budi dan Ibu Ani merupakan dua orang yang begitu berjasa bagi penulis (pencetus) ide tulisan tersebut.

Ada rumor mengatakan bahwa Bapak Budi dan Ibu Ani adalah dua orang yang telah banyak membantu penulis pada saat zaman kuliah dulu. Ada pula rumor yang mengatakan bahwa bapak Budi dan Ibu Ani adalah bapak atau ibu kos sang penulis. Banyak rumor yang beredar tentang hal ini. Tapi rumor adalah tetap sebuah rumor. Belum diketahui benar atau tidaknya. 

Tapi ngomong2 klo buku2nya anak sekarang masih pake kedua orang itu atau nggak ya? Atau jangan – jangan sekarang udah lebih wow? Ini Ayah Ariel, itu Ibu Maia..nggak ada yang tau..(klo ada yang tau jangan lupa kabar – kabarin..).

Ya udahlah..cukup untuk hari ini menulis hal – hal nggak penting kayak gini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s