Ini Desember (Dengan Semangat dan Bersama)

wah tau deh nih bisa nulis dua postingan gak ya dalam sehari. Gak tau lah..dulu nyoba gak bisa.

Desember adalah bulan terakhir di tahun masehi (kira2 ada yang gak tau gak ya soal ini??). Memasuki bulan desember ini diawali dengan awal pertama bulan yang dimulai dengan tanggal 1 (kira2 klo yang ini masih ada yang gak tau gak ya..??). Klo di bulan desember ada hari natal pada tau nggak ya..?? (not udah deeehhh…..)

ok ok..let’s be serious.

Ya di bulan ini gw hendak mulai bercerita tentang seseorang (cie cie cie) yang kebingungan dengan sesuatu yang disebut sepatu. Ok gw coba bantuin dia, sepatu adalah…lho kok??. Gini suatu hari gw dan dia pergilah ke suatu mall antah berantah yang ada di kawasan kelapa gading. Di sudut – sudut toko sepatu di sana telah ada coretan2 kecil “m*** was here”. Wow inikah cara wanita menandai daerah kekuasaannya? tentu tidak. .itu cara dia menghormati toko2 yang telah di kunjunginya :hammer: (tapi ini boong. beneran.)

Dari toko2 sepatu yang telah di kelilinginya terdapatlah 3 sepatu yang selalu mengganggunya siang dan malam, menyelinap di sela -sela mimpi indahnya, membisikinya tentang janji2 najong tentang keindahan..(kok??). Ketiganya ingin hendak ia miliki. Sayangnya plan2 di kepalanya juga adalah hal yang harus dipikirkan juga. Impiannya untuk pergi ke bulan, impiannya memiliki rumah di dasar laut, impiannya punya kamera keren itu,dan rencananya ke negeri elly thran itu.

Gundah, gelisah, lara, keringetan, mules, pusing, pegel2 dan kepedasan meliputinya. Tapi jelas ini gak ada hubungannya sama 3 sepatu itu. Ya tapi gw tau dia yang terbaik untuk dirinya. Sama ketika akhirnya gw memutuskan tidak menyiksa tubuh gw karena idealisme sempit di kepala gw ini.

Jadi gw nyoba nulis sesuatu deh buat dia judulnya 3 sepatu.

3 sepatu

“Hey belilah aku, kau tak akan kecewa menggunakanku,” kata sepatu 1

“Hey kenapa tidak aku saja, kau akan nampak berbeda,” sahut sepatu 2

“Hey aku saja, aku akan membuat tampak lebih lucu dan imut,” sapa sepatu 3

“duh, yang mana ya….?”, dia mulai bertanya kepada dirinya

“aku saja..aku saja..aku saja…”, teriak2 sepatu itu bergantian

“hmmm…aku sudah memilih..”, dia memutuskan

“pasti aku..”, sahut sepatu 1 dengan pedenya

“enak saja, itu aku…” sahut sepatu 2 juga

“………………………”, sepatu 3 diam saja

“aku memilih untuk memikirkannya nanti saja.:))”, jawab dia dan meninggalkan ketiganya.

Kemudian tentang natal di tahun ini…hmmm…ya sejujurnya harapan gw pada natal simpel2 aja. Kedamaian bagi dunia. Ya dan itu di tahun kemarin juga gak kejawab. Natal kemarin  malah gw gunakan untuk mengakhiri sebuah hubungan dengan seseorang. Tapi natal kali ini gw coba berharap terhadap harapan2 yang spesifik (tetap kedamaian dunia termasuk di dalamnya). Saat gw mengetik ini gw udah mengucapkan harapan2 gw.

Klo seseorang sih natal ini berharap turun salju. Sebenarnya tak usah berharap pun salju pasti turun. Tapi jelas bukan di jakarta ini. Mungkin melihat salju di jaya wijaya akan begitu menarik (teringat aku tawaran kerja di sana).

2 thoughts on “Ini Desember (Dengan Semangat dan Bersama)

  1. kayanya tau tuh mana spatu 1, 2, sm 3 nya
    wkwkwkwk…

    hhh…ga ada salju y di jkt…yaudah, mkn es krim salju aj dh. Yummy!!😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s